Bom Ritz-Marriot, Upaya Penggembosan Indonesia

TERUS terang setelah mengetahui ada pengeboman di Hotel JW Marriott dan The Ritz Carlton di Jakarta, saya bukanya bersedih. Perasaan saya justeru kesal.
Kesal karena dampak yang ditimbulkan akibat ledakan ini banyak. Dan saya yakin yang meledakan bom ini bukanlah teroris dengan membawa nama agama yang selama ini dituduhkan .
Saya yakin yang melakukan pengeboman ini adalah pihak yang tidak ingin Indonesia menjadi maju. Saya yakin yang melakukan pengeboman adalah pihak asing yang ingin melakukan pengembosan Indonesia.
Dampak yang ditimbulkan ini banyak, dari segi aspek ekonomi tentunya berpengaruh dengan nilai mata uang Indonesia, hingga aspek olah raga sehingga mengakibatkan batalnya tim Manchester United yang datang ke Indonesia.
Mungkin sebagian orang menyayangkan dengan nilai uang Rp50 miliar untuk mendatangkan tim sepak bola asal Inggris ini. Tapi bagi saya, ini juga sebagai ajang pembelajaran bagi tim Indonesia agar dapat bertanding dengan tim luar.
Saya pernah menyaksikan langsung pertandingan antara Singapura dengan Liverpool sekitar tahun 2002. Secara bisnis, banyak orang Indonesia yang datang ke Singapura untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Sehingga bisa mendatangkan wisatawan manca negara.
Selain itu, dalam jangka panjang pertandingan ini akan menimbulkan motivasi agar tim sepak bola nasional dapat bersaing dengan tim sepak bola negara lainnya.
Lihat saja, meskipun dengan menggunakan metode naturalisasi Singapura berhasil meraih piala Tiger.
Terlepas dalam bidang olah raga, timbul tudingan SBY yang menyatakan pengeboman itu untuk menggagalkan pelantikan Pilpres dan bermuatan politik menurut saya tak masuk akal.Apalagi penyataan itu ditudingkan kepada capres lainnya.
Kita mengetahui jika ingin memperebutkan kekuasaan maka negara saat ini akan dikuasi oleh militer baik itu oleh Prabowo maupun Wiranto yang dapat mengambil kekuasaan pada tahun 1998 saat kejadian demi reformasi bergulir.
Jadi menurut saya pelaku peladakan itu adalah pihak asing yang ingin mengalihkan perhatian pada peristiwa tersebut. Ini sangat mendasar, pertanyaan sederhana mengapa yang dibom ada holet JW Mariot dan Ritz Carlton yang tentunya memiliki pengamanan sangat ketat?
Tentunya, orang-orang yang mengetahui seluk beluk kelemahan di hotel itu lah yang dapat menerobos pengamanan hotel.
Kita mengetahui, sebagai negara adidaya AS melakukan perbagai cara agar tujuannya tercapai. Ambil contoh, disinyalir adanya Al Qaeda dan Osama bin Laden di Afganistan merupakan bentuk opini dari AS agar pasukan AS tetap berada di Afganistan untuk mengamankan aset pipa minyak sepanjang ratusan kilo meter yang melalui negara tersebut. Bahkan, Osama disinyalir merupakan tokoh ciptaan AS untuk melanggengkan kepentinganya di negara lain di dunia ini. Bukankah, AS merupakan negara imperalis dengan cara kapitalismenya. Hampir di semua negara di dunia ini ada peusahaan milik warga AS. Di depan ka’bah di mana kita menghadap saat shalat saja ada perusahaan milik warga negara AS.
Jadi menurut saya, tak masuk akal jika rakyat Indonesia sendiri yang melakukan pengeboman tersebut. Rakyat Indonesia mempunyai cara yang lebih elegan dalam menghadapi ancaman dari pihak luar dari pada melakukan pengeboman di negeri sendiri yang tentunya akan merugikan bangsanya sendiri. Bagaimana menurut anda?

2 Tanggapan

  1. kalau gembos, kita tambal dan pompa lagi, lalu jangan injak paku lagi hehehe….

  2. Hentikan Diam Kita, Tolak Kekerasan!
    Duka cita yang dalam.
    Bunga Bukan Bom….
    Kasih Bukan Kekerasan….

    Pembunuh-pembunuh itu memang pengecut. Tapi kita mestinya juga tegas menolak siapa pun yang mempolitisir musibah ini untuk kepentinganya, alias memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mereka sama pengecutnya. Dalam kasus bom ini mereka sama-sama berlaku pengecut, yang pertama pengecut dan pembunuh, yang kedua pengecut dan pembohong…….

    Jangan dilupakan pula kita mesti melawan kekerasan oleh negara dan kekerasan sistimik/struktural karena tatanan sosial ekonomi yang tidak adil…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: