Latih Pelaksanaan Haji Sejak Dini

PELAJARAN dan praktik tentang rukun Islam telah dilaksanakan seluruh sekolah terutama sekolah Islam. Para siswa pun telah memahami dan mempraktikan, diantaranya tentang membaca dua kalimat syahadat, shalat, puasa dan zakat. Namun, khusus tentang haji belum dapat dipraktikan dengan optimal.

Tawaf di miniatur Ka'bah

Tawaf di miniatur Ka'bah

Ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya keterbatasan waktu dalam jam pembelajaran, khususnya, di sekolah negeri yang memiliki jam pembelajaran agama yang terbatas. Selanjutnya, adalah karena keterbatasan sarana dan prasana dalam mempraktikan pelaksanaan haji.
Padahal, haji merupakan ibadah yang tak kalah penting. Sebab haji merupakan penyempurna rukun Islam. Dan, ibadah haji merupakan ibadah yang paling ringan dalam hal rukun ibadahnya.
Untuk memahamkan hal tersebut, maka perlu diadakan acara manasik haji untuk tingkat pelajar. Pelaksanaan ini dapat dilakukan mulai tingkat TK/RA hingga sampai tingkat SMA/MA. Tentunya dalam bacaan doa tidak sepanjang seperti halnya manasik yang diselenggarakan oleh Departemen Agama. Ini disesuaikan dengan kemampuan anak dalam memahami doa. Asalkan, doa yang dibaca tidak menyimpang dari syariat yang ada.
Tahun ini, cakupan pelaksanaan manasik haji untuk tingkat pelajar ditingkatkan. Sebelumnya, hanya untuk tingkat Kota Batam, kali ini untuk yang di luar Batam diajak ikut serta, yakni dari Bintan dan Karimun. Adapun waktu pelaksanaan insya Allah pada tanggal 8 Maret 2009, di dataran Engku Putri – Batam Centre.

Praktik wukuf selayaknya di Arafah

Praktik wukuf selayaknya di Arafah

Untuk peserta, karena dalam acara ini bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan untuk menanamkan sejak dini tata cara pelaksanaan ibadah haji, maka kepesertaan tidak dibatasi. Hanya nantinya diatur, satu kelompok berjumlah sebelas orang dan satu regu berjumlah 45 orang.’’Untuk pakaian juga tidak diharuskan menggunakan pakaian ihram atau putih-putih. Tapi dimungkinkan menggunakan pakaian Melayu sekolah,’’ ujar Sekretaris Panitia Shabirun Husnum.
Seperti pada tahun sebelumnya (yang penyelenggaraannya sudah kesembilan kali, red), pelaksanaan manasik haji mengalami beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan pelaksanaan haji sesungguhnya. Seperti halnya dalam tawaf serta sa’i. Jika dalam pelaksanaan haji tawaf dan sa’i dilaksanakan sebanyak tujuh kali, maka dalam manasik ini hanya satu kali.
Demikian juga dengan pelaksanaan tawaf ifadah (atau perpisahan). Seharunya dilakukan setelah tahalul (potong rambut, red) usai lempar jumrah, maka dalam pelaksanaan manasik tidak dapat dilakukan mengingat keterbatasan tempat dan waktu.

Praktik lempar jumrah

Praktik lempar jumrah

Untuk itu, diharapkan bagi para guru pembimbing agar dapat memberi informasi kepada anak didik secara detil tentang pelaksanaan haji dalam pembelajaran di sekolah.
Tahun ini, alhamdulillah pelaksanaan ibadah haji mendapat dukungan baik dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Drs.H.Arifin Nasir, M.Si dan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kepri, Drs. H. Rajali.’’Pelaksanaan manasik haji ini harus dikemas supaya dapat menjadi agenda wisata Batam,’’ ujar Arifin Nasir memberi arahan.
Sementara, antusias sekolah yang berpartisipasi pada acara ini cukup banyak. Buktinya, banyak peserta yang hadir pada pertemuan teknis yang diadakan pada Sabtu, 7 Februari 2009, di Masjid Raya Batam Centre. ‘’Ini belum termasuk para peserta yang langsung mendaftar pada saat acara,’’ ujar Panitia Manasik, Dra. Emeli Zola.
Meskipun masih mengalami berbagai kekurangan, semoga acara ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: