Tips Pilih Caleg Suara Terbanyak

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi UU No 10 Tahun 2008 tentang pemilu. Dengan demikian penetapan calon anggota legislatif (caleg) untuk pemilu 2009 akan ditentukan dengan sistem suara terbanyak. Dan ini harus disikapi masyarakat dengan memilih caleg sesuai dengan ajaran Islam.
Hal pertama yang harus menjadi kriteria adalah caleg harus sebagai pemegang amanah rakyat dan sekaligus amanah Rasul dan Allah swt, para wakil rakyat dalam menjatuhkan pilihannya haruslah memilih orang-orang yang terlayak dan terbaik diantara calon-calon yang diajukan.Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah saw yang dikutip Ahmad Ibrahim Abu Sin (1991) dalam bukunya, “al-Idarah fi al-Islam”, yang masing-masing, berarti: “Siapa yang dipertanggungjawabkan untuk mengurus urusan umat Islam lalu melantik seorang lelaki, sedangkan terdapat lelaki lain yang lebik layak darinya, sesungguhnya ia telah mengkhianati Allah dan Rasulnya” (al-Hadist); dan “Dan sesiapa yang melantik seseorang untuk memimpin sepuluh orang diantara kamu, sedangkan dalam kumpulan tadi masih ada orang yang lebih layak tetapi tidak kamu lantik, sesungguhnya kamu telah mengkhianati Allah, Rasulnya, dan seluruh masyarakat Islam. Dan sesiapa yang mati dalam keadaan ia menipu rakyatnya, ia tidak akan dapat mencium bau syurga” (al-Hadist).
Kedua, untuk dapat memilih pemimpin yang tepat, maka para wakil rakyat harus mengenal secara dekat dan detail (closer and in-depht identifications) terlebih dahulu para calon pemimpin yang akan dipilihnya dan jangan seperti beli kucing dalam karung).
Ketiga, para wakil rakyat haruslah memilih pemimpin tidak berdasarkan sikap pilih kasih, hubungan darah (kekerabatan), dan statusnya (kedudukan) dalam masyarakat.
Keempat, sebagai pemegang amanah rakyat, para wakil rakyat harus memilih pemimpin yang amanah dan dilakukan melalui saluran dan proses amanah pula.
“Rasulullah saw bersabda: ‘apabila amanah telah hilang dan tidak diamalkan lagi oleh manusia, tunggulah kiamat akan tiba’. Para sahabat bertanya, ‘bagaimana amanah boleh hilang? Rasulullah menjawab, apabila sesuatu jawatan dipegang oleh orang yang bukan ahlinya…” (al-Hadist).
Terakhir, dalam menjatuhkan pilihannya, para wakil rakyat hendaklah tidak memilih para calon pemimpin yang mendatangi apalagi membujuk mereka dengan berbagai ‘imbalan’, ‘bonus’, ‘hadiah’ atau apapun namanya untuk mendapat jabatan itu. Hal ini seperti kata-kata Rasulullah saw: “Demi Allah swt, aku tidak sekali-kali akan menyerahkan sesuatu tugas kepada orang-orang yang datang memintanya atau mereka yang tamak terhadap jabatan itu”.
Inilah sebagian tips memilih caleg agar tidak salah pilih nantinya. Apalagi timbul fenomena dalam pemilihan caleg dengan menggunakan istilah Ampibi yakni anak, mantu, ponakan, istri, besan dan ipar. Terkait dalam hal ini bukan hanya terjadi di tingkat pusat, di tingkat daerah juga merambah.
Khusus di Kepri, terdapat Soerya Respationo yang mencalonkan di DPRD Provinsi dari PDIP. Sedangkan istrinya Rekaveny dari partai yang sama mencalonkan diri untuk tingkat Kota Batam. Pada partai yang sama juga terdapat Tiur yang juga istri anggota DPRD Kota Batam dari PDIP saat ini Sahat Sianturi.
Di Golkar juga sama. Meskipun tidak terkait secara langsung, trah dari bapaknya juga diturunkan. Seperti halnya, Rita yang juga anak dari Rd Sulaiman mantan pimpinan Golkar Batam. Dan beberapa kasus lainnya juga sama.
Fenomena ini boleh saja terjadi, namun sebaiknya dalam memilih pemimpin adalah sesuaikan dengan kemampuannya. Bukan hanya pada kedekatan belaka.   (*)

Satu Tanggapan

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://politik.infogue.com/tips_pilih_caleg_suara_terbanyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: