Kurangnya Qurban di Luar Batam

’’ASSALAMUALAIKUM, Abang qurban di mana. Apa ada yang dibagikan di luar pulau Batam?,’’ tanyaku kepada Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam H Imran AZ sehabis shalat Jumat menjelang pelaksanaan ibadah qurban.
’’Waduh baru saja saya bagikan qurban. Tapi insya Allah saya atur ulang agar dapat dibagikan di luar pulau Batam,’’ ujarnya.
Sesaat kemudian saya hubungi lagi namun yang bicara adalah Syarifuddin, Ketua Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam sekaligus ketua panitia qurban Masjid Raya.’’Nanti sekalian saya ambil dan dikirimkan di luar pulau Batam,’’ papar Syarif.
Pada Sabtu malam, Syarif menghubungi saya dan menyatakan qurban yang di pulau Kubung, Air Mas dan sekitarnya adalah satu sapi dan itu cukup untuk dibagi pada masyarakat yang tinggal di sana.
Ya demikian gambaran tentang kurangnya penyebaran daging qurban di luar Batam. Masyarakat Batam pada umumnya hanya terkonsentrasi pada penyebaran daging qurban di Batam. Padahal banyak saudara kita yang kurang mendapat perhatian dari saudaranya seagamanya. Sehingga, banyak yang kehilangan aqidah dan pindah ke agama lain.
Sasaran kaum misionaris adalah pulau Kubung, Air Mas dan sekitarnya.
’’Aneh, banyak yang merasa kehilangan jika masyarakat pulau pindah dukungan terhadap partai politik. Namun jika pindah agama atau kehilangan aqidah, tidak ada respon yang menonjol,’’ ujar Imran AZ.
Dengan pelaksanaan qurban di pulau Kubung yang kaum muslimnya minoritas diharapkan dapat meningkatkan syiar dakwah agama Islam.
‘’Kan aturan dalam qurban berbeda dengan zakat dan menurut saya boleh saja qurban dibagikan kepada masyarakat non muslim yang miskin,’’ saranku kepada syarif.
Kurangnya kesadaran masyarakat muslim ini juga dirasakan oleh Asisten Koordinator Liputan Batam Pos M Nur. ’’Saya dibagi kupon dan seluruh umat Islam di daerah saya yakni Legenda juga dapat,’’ ujarnya.
Alangkah baiknya, kupon yang tersebar tersebut untuk masyarakat yang miskin. Toh, M Nur juga rutin makan rawon yang juga bahannya daging sapi.
Panitia kurban yang dikoordinir tribun juga membagikan dagingnya hanya seputaran Batu Ampar. ’’Kami dapat mengumpulkan dua puluh satu ekor kambing dan dua sapi. Dan diprioritaskan dibagikan di daerah Bati Ampar,’’ ujar Dewi, Panitia Kurban Tribun Batam.
Ya, kita berharap di tahun depan dan masa yang akan datang kesadaran masyarakat untuk berkurban dan membagi kepada sesama yang kurang mampu meningkat. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: