Muslim Penderita Rabun Hampir Murtad

PUKUL 14.20 wib,hand phone berdering saat aku masih berada dalam kelas memberikan materi pelajaran.”Menurut petunjuk pak Gubernur kepada Ketua Otorita Batam, acara Batam Festival dan Penyembuhan harus dilakukan di indor stadion. Dan spanduknya berisi untuk kalangan sendiri,” ujar Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Imran AZ.
”Namun, belum ada spanduk yang berisi untuk kalangan sendiri,”ujarku.
Dari tadi malam, aku, Bombom dan Arif membahas tentang acara yang diselenggarakan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal tersebut. Arif kebetulan sedang melakukan pengaduan tentang pelanggaran konsumen.
Aku memang berdoa agar pada saat acara tersebut turun hujan lebat. Dan memang saat Ashar turun hujan cukup lebat dan merata. Hingga pada pukul 19.30, aku bersama Bombom memantau pelaksanaan Batam Festival tersebut.
Bombom yang ibu beserta kakeknya adalah mantan Nasrani mengatakan acara tersebut lebih banyak dihadiri umat Nasrani. ”Sehingga misi yang diinginkan yakni menyimpangkan aqidah umat lain kurang tercapai,” paparnya.
Di tengah rintik hujan, sesaat mataku tertuju pada seorang bapak yang berpeci menghadiri acara tersebut. ”Bapak hendak ngapain di sini,” tanyaku. ”Mata bapak agak kabur dan mau berobat,” jelasnya. ”Apakah bapak muslim,” tanyaku. ”Iya,” jawabnya singkat. ”Ini khusus untuk kaum nasrani,” jelasku.”Dan bapak lebih baik sakit dalam keadaan beriman dari pada sembuh tapi kehilangan aqidah,”ujarku.
Dan akhirnya, bapak beserta menantunya yang bermarga Siregar dari Sipirok, Tapanuli Selatan ini mengundurkan diri dari tempat kegiatan yang basah oleh air hujan.
Aku dan Bombom yang merupakan karyawan salah satu advertesing di Batam ini mendekati kegiatan. Pembicara yang berasal dari Kanada bertalu-talu menyebut nama Jesus sembari diikuti oleh penerjemah. Dan lagu kerohanian juga dinyanyikan pada acara itu.
Setelah berceramah sembari menyebut nama Jesus, satu persatu ”pasien” yang sudah sembuh melakukan testimoni. Ada yang mengaku lumpuh karena stroke dapat berjalan. Ada yang menderita jantung dan tumor langsung sembuh. Bahkan, ada yang menderita tuli langsung bisa mendengar.
DR Peter Youngreen selaku Pembicara pun membisikan beberapa kalimat dan ditirukan oleh orang yang tuli namun sudah sembuh tadi. Dan semua keajaiban-keajaiban ditunjukan di atas pangung yang disirami lampu warna-warni.
Kami pun meninggalkan lapangan. Aku ppun menelpon, Ketua LAM yang menanyakan tentang komitmen untuk memindahkan acara tersebut di indor stadion. Sehingga, kegiatan itu tidak terlalu mencolok dan terkesan Batam ini bukan bumi Melayu. Dan Melayu identik dengan Islam. Semoga acara yang dilaksanakan pada tanggal 12 November 2008 hingga 14 November 2008 ini merupakan yang terakhir dilaksanakan di Kota Bertuah ini. Semoga. (***)

Satu Tanggapan

  1. Peter Youngren di Batam

    Peter Youngren memberikan pelayanan dari tanggal 12 – 14 November 2008 di Lapangan Tumenggung.

    Sejak sebulan lalu, promosi kedatangan Peter sudah ada di tiap simpang jalan dengan ukuran besar sehingga seluruh penduduk kota pernah melihat dan membacanya. Yang berjudul Festival Persahabatan untuk menyembuhkan segala penyakit dan terbuka untuk umum. Dan memang di iklan itu tidak ada tanda kalau acara tersebut untuk kalangan kristiani tapi terbuka untuk umum.

    Ini mengundang kemarahan umat muslim dan mereka membuat spanduk tandingan yang berisi larangan untuk umat muslim menghadiri acara tersebut. Dan isinya cukup mengerikan dengan warna merah seperti tulisan horor. Isinya bila sesiapa umat muslimyang menghadiri acara tersebut akan di anggap murtad.

    Terserah lah mereka buat apa, yang jelas umat muslim ada banyak yang menghadiri acara tersebut di hari pertama kemarin.

    Dan Tuhan sungguh mulia ada beberapa dari umat muslim yang sembuh berkat doa dan mereka buat kesaksian di panggung. Ada seorang ibu yang berjilbab kena stroke dengan badan yang sehat melompat-lompat diatas.

    Ada banyak yang sembuh di hari pertama yang walaupun hujan sangat deras tapi tidak menyurutkan semangat orang. Mereka rela kehujanan demi menyaksikan kemuliaan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: