Penyalahgunaan Wewenang pada Alih Fungsi Lahan di Batam

UU No. 31/1999 jo UU No.20/2001 , menyebutkan bahwa pengertian korupsi setidaknya mencakup segala perbuatan :
Melawan Hukum, memperkaya diri, orang/badan yang merugikan keuangan /perekonomian negara (pasal 2).
Menyalahgunakan kewenangan karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan/perekonomian Negara (pasal 3).
Kelompok delik penyuapan (pasal 5, 6 dan 11)
Kelompok delik penggelapan dalam jabatan (pasal 8, 9 dan 10)
Delik pemerasan dalam jabatan (pasal 12)
Delik yang berkaitan dengan pemborongan (pasal 7)
Delik Gratifikasi ( pasal 12B dan 12C)
Berdasarkan pengamatan penulis, kasus alih fingsi hutan di Batam yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cenderung pada penyalahgunaan kewenangan karena jabatan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, beberapa petugas KPK sejak Selasa (6/5) menghimpun keterangan dari beberapa pejabat Pemkot Batam, anggota DPRD Batam, dan pengusaha, berkaitan dengan proses pengalokasian 113 ha lahan hutan lindung Dam Baloi kepada beberapa perusahaan untuk pembangunan sektor komersial.
Masalahnya muncul setelah 29 Oktober 2003 terbit izin prinsip dari Ketua Otorita Batam (OB) Ismeth Abdullah, dan Wakil Walikota Batam Asman Abnur, tetapi sampai sekarang Menteri Kehutanan belum menerbitkan surat keputusan alih fungsi lahan Hutan Lindung Dam Baloi.
Pada hari pertama, Selasa (6/5), petugas KPK memintai keterangan Direktur Lahan OB Daniel MY, mantan Direktur Lahan OB Agus Hartanto (sekarang Kabiro Umum OB), Kadis Kelautan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam Suhartini, Sekdako Batam Agussahiman, dan Kepala Seksi Pengukuran BPN Batam Hurman.
Rabu (7/5), KPK melakukan hal yang sama terhadap anggota DPRD Kota Batam Sahat Sianturi dan Abang Muzni (mantan Kadis KP2K Kota Batam.
Kamis (8/5), permintaan keterangan dilakukan KPK kepada Direktur Utama PT Sat Nusapersana Abidin Hasibuan, dan Direktur Pelaksana PT Megah Indah Propertindo Sulaiman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Batam Wan Darussalam, serta Kasi Konservasi Wilayah II Batam dari Badan Konservasi Sumber daya Alam Riau Rinaldo.
Kerugian Ekonomi
Dengan adanya pengusutan KPK ini merupakan suatu langkah yang postif untuk menjadi acuan bagi aparat penegak hukum di daerah.
Misalnya. Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman. Sebab, selama ini ketiga lembaga tersebut belum menunjukan langkahnya dalam mengusut korupsi.
Selanjutnya, diharapkan penyidikan oleh KPK dapat berlanjut hingga putusan hukum. Sehingga aparat penegak hukum dapat mengambil putusan tersebut sebagai yuriprudensi atau landasan hukum untuk menetapkan perkara yang sama.
Selanjutnya, bagi pejabat yang berwenang seharusnya dapat berpikir panjang sebelum menetapkan suatu kebijakan.
Dengan adanya alih fungsi hutan ini maka secara ekonomis akan merugikan masyarakat.
Tindakan ini berakibat pada banjir yang terjadi di simpang jam. Terjadinya banjir ini secara otomatis mengakibatkan kerugian yang lebih besar dibandingkan dengan uang yang diterima karena alih fungsi hutan tersebut.
Akan menjadi hal yang sia-sia tentang status FTZ di Batam jika secara infrastruktur tidak mendukung pelaksanaan FTZ meskipun payung hukum telah ada. Sehingga semua harus berperan dalam menghadapi hal ini. (***)

2 Tanggapan

  1. Permisi, mo numpang foto.

  2. Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
    yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
    yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;
    yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: