Antara Rasa Sayange dan Negaraku

Konsulat Jenderal RI di Osaka melayangkan surat protes kepada Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, menyusul penggunaan kembali lagu daerah Indonesia dalam acara Asia Festival 2007 yang berlangsung di Osaka pada pertengahan Oktober lalu.
Konsul Jenderal RI Pitono Purnomo mengemukakan hal itu di Tokyo, Kamis, ketika dikonfirmasi mengenai aksi “pembajakan” tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, penggunaan lagu Indonesia itu diketahui saat berlangsungnya acara Asia Festival 2007 yang diikuti oleh Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia pada 12-14
Oktober lalu.

Salah seorang staf konsulat Jenderal Osaka ketika itu tengah menyaksikan penampilan tim kesenian Malaysia “Cinta Sayang” pada 14 Oktober lalu. Salah satu tarian yang ditampilkan Malaysia menggunakan iringan musik yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), yaitu “Indang Sungai Garinggiang”.
Guna memastikan, pihak konjen RI Osaka menghubungi berbagai pihak di Jakarta dan juga tokoh-tokoh masyarakat asal Sumatera Barat dan diperoleh kepastian bahwa pencipta lagu “Indang Sungai Garinggiang” adalah Tiar Ramon, seniman musik dan penyanyi asal Sumbar pada tahun 1981.

Menurut keterangannya, lagu itu diciptakan atas permintaan Pemda Sumbar untuk digunakan sebagai musik pengiring “Tari Indang”. Lagu itu diperkenalkan pertama kali dipertunjukkan secara nasional pada upacara pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) tingkat nasional di Padang pada tahun 1983.
Sebelumnya lagu daerah asal Maluku “Rasa Sayange” juga dibajak oleh Negara tetangga itu
Di Malaysia, lagu Rasa Sayange ini dikenal dengan judul ‘Rasa Sayang’.
Lirik lagu Rasang Sayang ini tidak terdapat kata ‘Sayange’. Yang ada kalimat ‘Sayang Hey’.
Berikut sebagian lirik ‘Rasa Sayang’:
Rasa Sayang
Hey, Rasa sayang sayang
Hey, Lihat non jauh rasa sayang
sayang hey
Jalan-jalan ke Pasar Malam
Macam-macam boleh dicari
Malaysia harmoni indahnya alam
Jemputlah rakan datang kemari

Bahkan, lagu ‘Terang Bulan’ yang juga terkenal di Indonesia juga terdengar di Malaysia. Kabarnya nada lagu Terang Bulan dijadikan lagu Kebangsaan Malaysia.
Terang Bulan (original song)

Terang bulan
Terang bulan di kali
Buaya timbul disangkalah mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah ‘tapi takut mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah ‘tapi takut mati

Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Memotong padi semua orang
Sedari pagi sampai petang

Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Bersenang hati sambil bersuka
Tolonglah kami bersama sama

Negaraku

Negaraku, tanah tumpahnya darahku,
Rakyat hidup, bersatu dan maju,
Rahmat bahagia, Tuhan kurniakan,
Raja kita, selamat bertakhta.
Rahmat bahagia, Tuhan kurniakan,
Raja kita, selamat bertakhta.

Hak Cipta

Terkait dengan pelindungan hak cipta, baik aturan di Indonesia maupun di Malaysia memiliki kesamaan.
Di Malaysia, aturan tentang hak cipta terdapat dalam Akta Hak Cipta No 332 tahun 1987.
Pada bagian III seksyen 13 disebutkan, hak cipta mengenai karya sastra, muziek atau seni, filem atau rekaman bunyi adalah hal eksklusif bagi mengawal dalam Malaysia —
a. Pengeluaran semula dalam bentuk bahan.
b. Penyampaian kepada awam,
c. Siaran;
d. Perhubungan melalui kabel;
e. Pengedaran kepada awam.
Jadi pada prinsipnya pengakuan hak cipta timbul jika karya tersebut diumumkan di depan publik.
Sekarang, tinggal bagaimana langkah pemerintah untuk mengumpulkan bukti yang menguatkan bahwa karya seni yang digunakan Malaysia adalah milik Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pengarsipan data karya seni anak negeri dengan baik. (berbagai sumber)

Satu Tanggapan

  1. kita tunggu aja lagu Indonesia raya di jiplak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: