Membina Semangat Keagamaan Masyarakat Pulau

MAULID Nabi Muhammad SAW dilakukan dengan berbagai kegiatan. Diantaranya dengan ceramah agama atau berbagai kegiatan lainnya. Tapi, akan sangat berbeda nilainya jika momentum ini dijadikan ajang untuk pembinaan masyarakat pulau yang notabene adalah objek kaum misionaris agar mereka berpindah agama.

Anak Taman Pendidikan Al Quran Pulau Air Raja

Anak Taman Pendidikan Al Quran Pulau Air Raja

Siang itu, Ketua Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam, Syarifudin member kabar akan pergi ke Pulau Air Raja dalam rangka peringatan maulid nabi. Bukan hanya itu, Syarifudin  mengajak Buletin Jumat, untuk ikut dalam kegiatan tersebut. Tentunya kegiatan ini menjadi ajang silaturahim dan menjaga serta meningkatkan pengetahuan agama masyarakat pulau.
Paginya, hujan merata di seluruh wilayah Batam. Hujan itu  diikuti dengan angin yang cukup kencang. Sehingga, menimbulkan ombak yang cukup tinggi ketika rombongan kami pergi ke Pulau Air Raja.
Pulau Air Raja ditempuh melalui pelabuhan Telagapunggur. Dengan menggunakan pompong perjalanan membutuhkan waktu setengah jam. Di tengah, hujan  rombongan menuju pulau tempat transmigrasi masyarakat Kendal ini.

Warga Pulau Air Raja

Warga Pulau Air Raja

Pompong bersandar di pelataran rumah pak RT. Pak RT  menyambut dengan baik. Bahkan, mereka  telah menyiapkan makan siang dengan menu ikan asam pedas, ikan bakar dan sotong sebelum rombongan menuju masjid Nurul Haq tempat pelaksanaan peringatan maulid nabi.
Di tengah guyuran hujan, masyarakat sudah berkumpul di masjid. Bukan hanya ibu-ibu dan bapak-bapak, anak-anak pun ikut serta dalam acara yang diisi oleh penceramah dari Batam ini.Inti ceramah agama adalah cara agar Allah dapat dekat dengan manusia. Salah satunya adalah mengikuti tindakan para nabi.
Pada acara tersebut, anak-anak yang hadir ditanya tentang surat pendek. Salah satunya Al Ma’un. Ternyata, anak-anak dapat menghafal surat tersebut, namun sayangnya, anak-anak belum dapat menghafal dan memahami artinya. Padahal jika anak-anak dapat memahami maka ayat suci Al Quran yang dibacanya dapat diimplementasikan dengan baik.
Sehingga, dengan mengetahui ini menjadi PR bagi ustad pembina Taman Pendidikan Al Quran untuk membina pengetahuan agama, khususnya bagi anak-anak.

Tinggalkan Balasan