<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Babi di Bumi Melayu</title>
	<atom:link href="http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/</link>
	<description>Jln Ranai No 11 Bengkong Polisi - Batam. Telp/Fax (0778) 413607</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 16:18:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ella</title>
		<link>http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/#comment-195</link>
		<dc:creator>ella</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 06:46:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariesaja.wordpress.com/?p=175#comment-195</guid>
		<description>Saya kira tulisan diatas tidak ada yang salah, dan komentar yang kontra itu hanya sebatas karena kurang pengetahuan dalam bidang sejarah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kira tulisan diatas tidak ada yang salah, dan komentar yang kontra itu hanya sebatas karena kurang pengetahuan dalam bidang sejarah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mia.listyasari</title>
		<link>http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/#comment-188</link>
		<dc:creator>mia.listyasari</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 07:05:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariesaja.wordpress.com/?p=175#comment-188</guid>
		<description>kepada Suhardi Utomo,bpk bilang di jaman modeer ini msh ada orang yg suka memberikan pernyataan dgn EMOSI,dari kata2 diatas aja kita sdh bisa melihat,siapa yg dengan emosi dan siapa yang tidak...untuk masalah dewasa,menurut saya sdh lelihatan kok mana yg dewasa dan mana yang tidak,orang dewasa selalu melihat suatu persoalan dengan kepala yg dingin..apakah anda seperti itu???lho,bknkah memang melayu itu identik dgn islam,silahkan ada bertanya pendapat orang2 kebanyakan,melayu itu identik dgn islam tidak? Semoga bapak dapat lebih arif dalam menyikapi sesuatu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada Suhardi Utomo,bpk bilang di jaman modeer ini msh ada orang yg suka memberikan pernyataan dgn EMOSI,dari kata2 diatas aja kita sdh bisa melihat,siapa yg dengan emosi dan siapa yang tidak&#8230;untuk masalah dewasa,menurut saya sdh lelihatan kok mana yg dewasa dan mana yang tidak,orang dewasa selalu melihat suatu persoalan dengan kepala yg dingin..apakah anda seperti itu???lho,bknkah memang melayu itu identik dgn islam,silahkan ada bertanya pendapat orang2 kebanyakan,melayu itu identik dgn islam tidak? Semoga bapak dapat lebih arif dalam menyikapi sesuatu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Farhan to Suhardi Utomo</title>
		<link>http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/#comment-136</link>
		<dc:creator>Farhan to Suhardi Utomo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 05:38:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariesaja.wordpress.com/?p=175#comment-136</guid>
		<description>Pak Suhardi sepertinya anda yang emosi dalam hal ini... Saya kasihan kepada anda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Suhardi sepertinya anda yang emosi dalam hal ini&#8230; Saya kasihan kepada anda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Suharto Utomo</title>
		<link>http://ariesaja.wordpress.com/2008/11/21/babi-di-bumi-melayu/#comment-132</link>
		<dc:creator>Suharto Utomo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 01:23:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariesaja.wordpress.com/?p=175#comment-132</guid>
		<description>Saya sangat kurang setuju dengan beberapa pendapat anda.  Menurut saya pendapat anda terlalu egois dan kurang memperhatikan kelompok lain di luar kelompok anda sendiri. contoh:
1 &quot;Melayu identik dengan Islam. Budaya dan kehidupan haruslah bernafaskan Islam&quot;
Saya sangat kurang setuju dengan statement ini. Apa betul kalau Melayu identik dengan islam lantas Budaya dan kehidupan daerah Batam harus bernafaskan Islam? Cobalah anda lihatlah sekeliling anda, apakah Batam hanya dihuni oleh orang yang beragama islam? Kalau tidak, berarti ada keragaman di sana dan konsekwensinya Budaya dan kehidupan tidaklah harus bernafaskan Islam. Tapi saya sangat setuju kalau anda katakan, ORANG YANG BERAGAMA ISLAM MAKA BUDAYA DAN KEHIDUPANNYA HARUS BERNAFASKAN ISLAM.
Saya sangat menghormati ke-islam-an anda. Tapi &#039;mbo ya ingatlah di sekitar anda masih ada yang bukan islam. Artinya perspektif  anda jangan terlalu islam-centris.

2. &quot;Memang, umat non muslim akan berupaya dengan berbagai cara untuk merusak aqidah umat Islam&quot;.
Kawan, saya yakin anda sudah dewasa. Artinya kalau memberikan pernyataan tentu sudah dipikir pakai otak bukan pakai nafsu. Saran saya adalah cobalah selalu berfikir bahwa &#039;kelompok&#039; di luar anda tidak selalu berfikir begitu. Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan pemikiran kita maka lantas kita tuduh &#039;kelompok&#039; itu pasti berniat buruk kepada kelompok anda. Berfikirlah lebih dewasa dan terbuka. 

3.&quot;Sekali lagi pendapat yang aneh jika tetap mempertahankan peternakan babi disana dengan taruhan status bandara Hang Nadim. Padahal, bandara merupakan potensi ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan peternakan babi itu sendiri.&quot;
Apa betul??? sudah berapa lama kegiatan peternakan babi ini berlangsung? dan apakah Bandara Hang Nadin jadi sepi, tidak ada pesawat yang landing, tidak ada wisatawan? ... apa indikatornya...? jangan memberikan pernyataan tanpa bukti... itu adalah fitonah ehhh fitnah.

4.&quot;dari sisi hukum, peternak babi tidak memiliki izin dalam melakukan kegiatannya.&quot;
Mungkin ada yang perlu diklarifikasi di sini. Kalau yang melakukan kegitan peternakan adalah satu perusahaan, saya yakin harus ada ijin usahanya. Tapi kalau masyarakat biasa yang melakukan usaha peternakan kecil-kecilan, apakah harus ada ijin? Saya bayangkan jika ada beternak itik di sana apakah harus ada ijin? Masalah di sana banyak orang yang beternak babi maka itu sudah lai n cerita!.

5. &quot;Dan bagi yang mengkonsumsinya, maka akan kehilangan rasa malu dan cemburu&quot;. Saya sedih membaca pernyataan ini!!!!! DI JAMAN MODERN BEGINI MASIH ADA ORANG YANG SUKA MEMBERIKAN PERNYATAAN YANG HANYA DIDASARKAN PADA EMOSI SEMATA!! kasihan saya ....

Salam saya untuk anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat kurang setuju dengan beberapa pendapat anda.  Menurut saya pendapat anda terlalu egois dan kurang memperhatikan kelompok lain di luar kelompok anda sendiri. contoh:<br />
1 &#8220;Melayu identik dengan Islam. Budaya dan kehidupan haruslah bernafaskan Islam&#8221;<br />
Saya sangat kurang setuju dengan statement ini. Apa betul kalau Melayu identik dengan islam lantas Budaya dan kehidupan daerah Batam harus bernafaskan Islam? Cobalah anda lihatlah sekeliling anda, apakah Batam hanya dihuni oleh orang yang beragama islam? Kalau tidak, berarti ada keragaman di sana dan konsekwensinya Budaya dan kehidupan tidaklah harus bernafaskan Islam. Tapi saya sangat setuju kalau anda katakan, ORANG YANG BERAGAMA ISLAM MAKA BUDAYA DAN KEHIDUPANNYA HARUS BERNAFASKAN ISLAM.<br />
Saya sangat menghormati ke-islam-an anda. Tapi &#8216;mbo ya ingatlah di sekitar anda masih ada yang bukan islam. Artinya perspektif  anda jangan terlalu islam-centris.</p>
<p>2. &#8220;Memang, umat non muslim akan berupaya dengan berbagai cara untuk merusak aqidah umat Islam&#8221;.<br />
Kawan, saya yakin anda sudah dewasa. Artinya kalau memberikan pernyataan tentu sudah dipikir pakai otak bukan pakai nafsu. Saran saya adalah cobalah selalu berfikir bahwa &#8216;kelompok&#8217; di luar anda tidak selalu berfikir begitu. Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan pemikiran kita maka lantas kita tuduh &#8216;kelompok&#8217; itu pasti berniat buruk kepada kelompok anda. Berfikirlah lebih dewasa dan terbuka. </p>
<p>3.&#8221;Sekali lagi pendapat yang aneh jika tetap mempertahankan peternakan babi disana dengan taruhan status bandara Hang Nadim. Padahal, bandara merupakan potensi ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan peternakan babi itu sendiri.&#8221;<br />
Apa betul??? sudah berapa lama kegiatan peternakan babi ini berlangsung? dan apakah Bandara Hang Nadin jadi sepi, tidak ada pesawat yang landing, tidak ada wisatawan? &#8230; apa indikatornya&#8230;? jangan memberikan pernyataan tanpa bukti&#8230; itu adalah fitonah ehhh fitnah.</p>
<p>4.&#8221;dari sisi hukum, peternak babi tidak memiliki izin dalam melakukan kegiatannya.&#8221;<br />
Mungkin ada yang perlu diklarifikasi di sini. Kalau yang melakukan kegitan peternakan adalah satu perusahaan, saya yakin harus ada ijin usahanya. Tapi kalau masyarakat biasa yang melakukan usaha peternakan kecil-kecilan, apakah harus ada ijin? Saya bayangkan jika ada beternak itik di sana apakah harus ada ijin? Masalah di sana banyak orang yang beternak babi maka itu sudah lai n cerita!.</p>
<p>5. &#8220;Dan bagi yang mengkonsumsinya, maka akan kehilangan rasa malu dan cemburu&#8221;. Saya sedih membaca pernyataan ini!!!!! DI JAMAN MODERN BEGINI MASIH ADA ORANG YANG SUKA MEMBERIKAN PERNYATAAN YANG HANYA DIDASARKAN PADA EMOSI SEMATA!! kasihan saya &#8230;.</p>
<p>Salam saya untuk anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
